Minggu, Januari 23, 2022

Gelar Pentas Seni Budaya di Bulan Ramadan

Must Read

REMBANG – Dalam rangka melestarikan budaya ditengah pandemi Covid-19, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang menggelar pentas seni budaya di pendopo museum RA Kartini. Acara yang berlangsung di tengah bulan ramadhan ini digelar secara terbatas dan diutamakan live streamingnya.

Purwono, Kepala Bidang Kebudayaan Dinbudpar menjelaskan, pagelaran seni budaya ini akan dimeriahkan oleh pelaku seni yang ada di Kecamatan Rembang. Mulai dari seni tari, musik, sampai pentas ketoprak.

“Dari bidang kebudayaan, ada program pembinaan dan pelestarian budaya, sekaligus dikolaborasikan dengan UMKM per kecamatan. Hari ini, pagelaran seni budaya dan UMKM sekala kecamatan Rembang,” jelas Purwono.

Acara yang dimulai dari pukul 15.00 itu diawali dengan pentas musik dan bazar UMKM.  Berbagai produk UMKM dipamerkan. Mulai dari souvernir, makanan ringan, minuman khas Rembang, sampai berbagai merek produk bubuk kopi khas Rembang.

“Untuk malamnya, secara live streaming ada pentas seni budaya. Sajian pentas yang akan tampil yakni tari dari sanggar gala ajeng dari Kecamatan Rembang, tong-tongklek dari Punjulharjo, silat dari desa Badeg. Sedangkan hari Jumatnya ada khadroh dari desa Pulo, tari dari sanggar Galuh Kinanti, dan ketoprak dari Kecamatan Rembang,” jelasnya.

Baca juga:  MUI Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan

Untuk acara pagelaran seni budaya ini, rencananya juga akan digelar di beberapa Kecamatan lain. Jadwal yang sudah diagendakan dari Dinbudpar pada tanggal 4 dan 5 Mei nanti akan ada kegiatan yang sama di  parkiran makam RA Kartini di Kecamatan Bulu.

“Rencananya untuk kecamatan Gunem, Sulang dan Bulu. Tapi tempatnya kita fokuskan di makam RA Kartini,” imbuhnya.

Purwono menambahkan, acara ini merupakan jawaban bagi para seniman yang selama ini tidak ada tempat untuk berkreasi dan berkarya selama pandemi. Maka, pihaknya memberi tempat atau ajang untuk mementaskan.

“Kita cari tempat yang bisa untuk menjaga prokes. Khususnya nanti untuk pengunjung hanya 25 persen. Nanti kalau pengunjung sudah 25 persen nanti akan di tutup pengunjungnya,” pungkasnya. (cr6/zul)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Libur Nataru, Gubernur Ganjar Ingatkan Warga Tetap Siaga Bencana

SEMARANG – Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang bertepatan dengan masih tingginya curah hujan, Pemerintah Provinsi Jawa...

Cegah Abrasi, Ganjar dan Pramuka Tanam Ribuan Pohon di Pantai Tirang

SEMARANG – Pantai menjadi salah satu kawasan yang perlu dijaga kelestarian serta kebersihannya. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap, seluruh pihak bersama-sama menjaga pantai,...

Ganjar Minta Tegal, Brebes, dan Pemalang Genjot Vaksinasi

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta tiga daerah di wilayahnya untuk menggenjot vaksinasi sebab tingkat ketercapaian vaksin belum 70 persen. Tiga daerah...

Pemkab Kudus Hanya Izinkan Perayaan Tahun Baru di Indoor

KUDUS – Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kabupaten Kudus mendapat lampu hijau dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus. Namun demikian, perayaan tersebut hanya...

Pemprov Jateng Terima Anugerah Meritokrasi 2021

SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima Anugerah Meritokrasi Tahun 2021 dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Jateng unggul dari Jawa Timur, Jawa Barat...
- Advertisement -

Berita Lainnya

- Advertisement -