Minggu, Januari 23, 2022

Objek Wisata Potensial Mati Suri

Must Read

PEMALANGTaman rancah yang berada di Desa Mendelem Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang sebagai salah satu objek wisata yang populer di pemalang. Sampai saat ini objek wisata itu masih belum bisa dinikmati pengunjung. Tutupnya tempat wisata tersebut merupakan imbas dari kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Pengelola Wisata Taman Rancah Eka Waluyo mengatakan, sejak pandemi dan awal pemberlakuan PPKM darurat oleh pemerintah beberapa waktu lalu, tempat wisata taman rancah belum dibuka. Sehingga kondisi tempat wisata mati suri di karenakan tidak ada pengunjung dalam waktu yang relatif lama.

“Kami mengikuti edaran dari dinas dan pemerintah setempat, jadi mau tidak mau kami melakukan penutupan tempat wisata,” ungkapnya.

Wisata taman rancah menyajikan konsep wisata alam dan panjat tebing via ferrata gunung mendelem yang banyak di minati oleh para wisatawan lokal maupun dari luar kota. Via ferrata adalah teknik memanjat dengan mendaki tangga besi yang ditanam di dinding tebing.

Ia mengaku, sebelum adanya pandemi Covid-19 tempat wisata tersebut sedang dalam kondisi ramai-ramainya. Selain menguji adrenalin, pengunjung dapat menikmati suasana alam dengan cara yang berbeda di atas tebing. Bahkan pihaknya sudah beberapa kali mendapatkan penghargaan tingkat nasional. Mulai dari Anugerah Pesona Indonesia Kategori Wisata Petualangan pada tahun 2019, hingga Kategori Wisata Adrenalin pada tahun 2020 lalu

Baca juga:  Taman Rancah Rusak Akibat Longsor

“Karena wisata adrenalin ini banyak sekali peminatnya. Dibanding warga lokal, banyak wisatawan dari luar kota yang berkunjung. Sehingga kebijakan PPKM ini sangat berdampak besar terhadap pariwisata,” tuturnya.

Ia melanjutkan, untuk masyarakat sekitar biasanya hanya menikmati suasana wisata alam di taman rancah, sedangkan dari luar kota yang mendominasi untuk melakukan panjat tebing via ferrata. Karena destinasi panjat tebing via feratta memang menjadi andalan untuk wisata ini.

Sampai saat ini, ia mengaku belum tahu kapan tempat wisata akan di buka kembali. Ia berharap pandemi segera selesai sehingga sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat sekitar wisata bisa kembali normal.

Baca juga:  Wisata Religi dan Ziarah Kubur ke Para Pendiri Lasem

“Sampai sekarang belum ada informasi kapan akan dibuka kembali, saat ini kami hanya melakukan perawatan tempat wisata,” jelasnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Libur Nataru, Gubernur Ganjar Ingatkan Warga Tetap Siaga Bencana

SEMARANG – Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang bertepatan dengan masih tingginya curah hujan, Pemerintah Provinsi Jawa...

Cegah Abrasi, Ganjar dan Pramuka Tanam Ribuan Pohon di Pantai Tirang

SEMARANG – Pantai menjadi salah satu kawasan yang perlu dijaga kelestarian serta kebersihannya. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap, seluruh pihak bersama-sama menjaga pantai,...

Ganjar Minta Tegal, Brebes, dan Pemalang Genjot Vaksinasi

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta tiga daerah di wilayahnya untuk menggenjot vaksinasi sebab tingkat ketercapaian vaksin belum 70 persen. Tiga daerah...

Pemkab Kudus Hanya Izinkan Perayaan Tahun Baru di Indoor

KUDUS – Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kabupaten Kudus mendapat lampu hijau dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus. Namun demikian, perayaan tersebut hanya...

Pemprov Jateng Terima Anugerah Meritokrasi 2021

SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima Anugerah Meritokrasi Tahun 2021 dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Jateng unggul dari Jawa Timur, Jawa Barat...
- Advertisement -

Berita Lainnya

- Advertisement -