Minggu, Januari 23, 2022

Dewan Minta Tracking Covid PTM di Pemalang Segera Dilakukan

Must Read

PEMALANG – Anggota Komisi D DPRD Pemalang, Ajeng, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pemalang berkoordinasi agar tracking atau tes swab antigen segera dilakukan di sekolah. Pasalnya, hampir terhitung tiga bulan pembelajaran tatap muka (PTM) di tingkat SD, SMP dan SMA/SMK terlaksana, belum dilakukan tracking.

Menurutnya, mengatakan, tes swap antigen sangat diperlukan. Hal itu agar pemerintah daerah dapat melihat apakah terjadi kasus positif atau tidak. Sehingga evaluasi PTM dapat telaksana dengan baik.

“Tentu sangat diperlukan sebab sudah tiga bulan berjalan, dan dari itu saya meminta untuk disbidkbud dan DKK agar segera melakukan koordinasi dengan baik. Agar proses tracking dapat sesegera mungkin dilakukan,” tegasnya saat ditemui di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Selasa (2/11).

Ajeng meminta agar kedua dinas tersebut bisa saling menyamakan pemikiran, sehingga proses tracking dapat segera dilakukan. Dengan begitu PTM di sekolah bisa berjalan lancar dan  ketika ada kasus dapat segera diatasi.

“Saya minta kedua belah pihak bisa segera melakukan tracking, lebih baik disdikbud, yang menangani langsung PTM, dapat memberikan data sekolah mana saja yang perlu dilakukan tracking,” ujarnya.

Selain tracking, Ajeng mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pemalang untuk tidak melupakan protokol kesehatan dan mendukung pelaksanaan vaksinasi. Hal ini agar kedepannya level pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) bisa turun dan pandemi di Kabupaten Pemalang bisa segera teratasi.

Baca juga:  Belajar Online tidak Maksimal, Disdik Kota Semarang Rencanakan Sekolah Tatap Muka Secepatnya

“Ingat 3M itu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Dan yang belum segera ikut vaksin, agar kasus seperti beberapa bulan lalu tidak kembali terjadi,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemalang Mualip mengatakan, sejauh ini tahap PTM di SMP dan SD telah berlangsung dengan baik. Terkait tracking pihaknya mengatakan, masih dalam tahap koordinasi dengan dinas kesehatan (dinkes).

“Untuk PTM SMP hampir 100% semua sekolah telah diverifikasi dan berjalan dengan baik, tapi terkait tes swap itu kami masih komunikasi dengan dinkes untuk pelaksanaannya belum ditentukan,” katanya, Senin (1/11).

Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pemalang, Yulies Nuraya mengatakan telah melakukan koordinasi dengan disdikbud terkait tracking untuk pelaksanaan PTM. Pihaknya hanya tinggal menunggu persetujuan dari disdikbud kapan waktunya. “Ya kami sudah koordinasi. Tes swab itu sangat diperlukan agar evaluasi PTM bisa menyeluruh dan bila terjadi kasus dapat langsung tertangani,” jelasnya. (fan/gih)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Libur Nataru, Gubernur Ganjar Ingatkan Warga Tetap Siaga Bencana

SEMARANG – Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang bertepatan dengan masih tingginya curah hujan, Pemerintah Provinsi Jawa...

Cegah Abrasi, Ganjar dan Pramuka Tanam Ribuan Pohon di Pantai Tirang

SEMARANG – Pantai menjadi salah satu kawasan yang perlu dijaga kelestarian serta kebersihannya. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap, seluruh pihak bersama-sama menjaga pantai,...

Ganjar Minta Tegal, Brebes, dan Pemalang Genjot Vaksinasi

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta tiga daerah di wilayahnya untuk menggenjot vaksinasi sebab tingkat ketercapaian vaksin belum 70 persen. Tiga daerah...

Pemkab Kudus Hanya Izinkan Perayaan Tahun Baru di Indoor

KUDUS – Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kabupaten Kudus mendapat lampu hijau dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus. Namun demikian, perayaan tersebut hanya...

Pemprov Jateng Terima Anugerah Meritokrasi 2021

SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima Anugerah Meritokrasi Tahun 2021 dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Jateng unggul dari Jawa Timur, Jawa Barat...
- Advertisement -

Berita Lainnya

- Advertisement -