Minggu, Januari 23, 2022

Tingkatkan Kualitas Nakes, Stop HIV

Must Read

PEMALANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pemalang mengadakan pelatihan penanganan Human Immunodeficiency Virus (HIV) kepada tenaga kesehata (nakes) di Puskesmas. Tujuannya agar nakes paham cara mengetahui seseorang tertular atau tidak, cara penanganannya dan menyosialisasikan tentang bahaya dari HIV

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanganan Penyakit Dinkes Pemalang Yulies Nuraya menjelaskan, pelatihan yang dilakukan pada tanggal 23-25 November lalu, diikuti oleh 10 puskesmas. Di antaranya yaitu; Puskesmas Kabandaran, Kalimas, Karangasem, Warungpring, Jebed, Klarean, Rowosari, Mojo, Banyumudal, dan Bantarbolang. Setelah pelatihan tersebut, jika ditotal ada 23 puskesmas di Pemalang yang nantinya mampu menangani pasien HIV.

“Tadinya baru ada 13 Puskesmas yang menyediakan pelayanan untuk para pasien HIV. Saat ini terus bertambah, kurang dua puskesmas saja,” tuturnya.

Ia melanjutkan, pihaknya berharap untuk semua nakes yang sudah mempunyai bekal tersebut, bisa berkontribusi lebih. Terutama dalam hal pencegahan dan tracking para penyandang HIV atau populasi kunci. Dengan begitu nantinya kasus HIV bisa terkendali di masyarakat serta tidak menyebar luas.

Baca juga:  Pemda Salurkan Bantuan Kepada Kelompok Tani

“Ya rata-rata usia terpapar kemarin itu dari 15-45 tahun. Jadi dengan adanya pelatihan ini para nakes bisa memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya HIV. Di Pemalang kasus meninggal dunia cukup tinggi, yaitu 143 pasien. Mari bersama melawan HIV stop seks bebas,” imbuhnya.

Sementara itu, sejak 2019 hingga 2020 penambahan kasus pasien positif HIV pengalami peningkatan. Dari data Dinkes Pemalang, jumlah penambahan kasus di 2020 lalu, ada 125 kasus.

Ia menjelaskan, penambahan kasus HIV tersebut terjadi pada masyarakat rawan. Di antaranya yaitu masyarakat penyuka sesama jenis, pekerja seks komersial (PSK) dan ibu rumah tangga.

“Ya kejadian peningkatan ini sering ada di populasi kunci, yaitu masyarakat penyuka sesama jenis, PSK, bahkan ibu rumah tangga yang suami mereka melakukan hubungan dengan wanita lain,” pungkasnya. (fan/all)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Libur Nataru, Gubernur Ganjar Ingatkan Warga Tetap Siaga Bencana

SEMARANG – Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang bertepatan dengan masih tingginya curah hujan, Pemerintah Provinsi Jawa...

Cegah Abrasi, Ganjar dan Pramuka Tanam Ribuan Pohon di Pantai Tirang

SEMARANG – Pantai menjadi salah satu kawasan yang perlu dijaga kelestarian serta kebersihannya. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap, seluruh pihak bersama-sama menjaga pantai,...

Ganjar Minta Tegal, Brebes, dan Pemalang Genjot Vaksinasi

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta tiga daerah di wilayahnya untuk menggenjot vaksinasi sebab tingkat ketercapaian vaksin belum 70 persen. Tiga daerah...

Pemkab Kudus Hanya Izinkan Perayaan Tahun Baru di Indoor

KUDUS – Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kabupaten Kudus mendapat lampu hijau dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus. Namun demikian, perayaan tersebut hanya...

Pemprov Jateng Terima Anugerah Meritokrasi 2021

SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima Anugerah Meritokrasi Tahun 2021 dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Jateng unggul dari Jawa Timur, Jawa Barat...
- Advertisement -

Berita Lainnya

- Advertisement -