Minggu, Januari 23, 2022

Edukasi Dini Mampu Turunkan AKI dan AKB

Must Read

KUDUS – Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Kudus masih tinggi. Hal tersebut dikarenakan oleh berbagai hal, salah satunya kurangnya edukasi.

Anggota Komisi D DPRD Kudus Irwansyah menyebutkan, AKI/AKB dapat ditekan apabila para ibu sudah melakukan persiapan dari awal kehamilan. Sayangnya, kesadaran masyarakat terkait pencegahan AKI/AKB masih rendah, sehingga mengakibatkan tingginya angka kematian.

“Semua itu saling berkaitan. Misalnya dari bulan pertama kehamilan istilahnya tidak diopeni, akan berdampak ke bulan selanjutnya. Sehingga ketika sudah waktunya masa lahiran, kalau ada hal-hal yang mau diperbaiki itu susah karena sudah tertumpuk. Jadi memang sangat dibutuhkan edukasi. Khususnya bagi ibu agar lebih siap ketika menghadapi kehamilan,” katanya.

Edukasi perlu dilakukan sedini mungkin, untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan demikian, ketika terjadi masalah, dapat diketahui lebih cepat dan dapat dihindari atau dilakukan penanganan yang tepat.

Baca juga:  Peringati HUT Kudus ke-471, DPRD Kudus Potong Tumpeng di Sela Rapat Paripurna

“Saya yakin hampir semua sudah menggunakan BPJS. Mungkin bisa dibilang 95%. Jadi mereka tinggal minta rujukan ke fasilitas kesehatan terdekat, untuk bisa mengetahui kondisi terkini seperti apa. Dengan begitu, bisa dilakukan penanganan yang tepat dan AKI/AKB dapat dikurangi,” tandasnya.

Irwansyah menambahkan, edukasi pranikah juga dibutuhkan untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan AKI/AKB. Sehingga, kemungkinan terjadinya AKI/AKB dapat terus ditekan.

“Edukasi pranikah saya rasa perlu ditambah durasinya. Jika dibuat program beberapa bulan sepertinya akan lebih baik. Sambil diedukasi dari puskesmas, dari posyandu kan bisa sambil menunggu persiapan menikah. Bisa juga dibuatkan buku edukasi pranikah. Jadi mereka kunjungan ke puskesmas beberapa kali. Jadi lebih siap secara fisik maupun mental,” pungkasnya. (abd/fat)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Libur Nataru, Gubernur Ganjar Ingatkan Warga Tetap Siaga Bencana

SEMARANG – Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang bertepatan dengan masih tingginya curah hujan, Pemerintah Provinsi Jawa...

Cegah Abrasi, Ganjar dan Pramuka Tanam Ribuan Pohon di Pantai Tirang

SEMARANG – Pantai menjadi salah satu kawasan yang perlu dijaga kelestarian serta kebersihannya. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap, seluruh pihak bersama-sama menjaga pantai,...

Ganjar Minta Tegal, Brebes, dan Pemalang Genjot Vaksinasi

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta tiga daerah di wilayahnya untuk menggenjot vaksinasi sebab tingkat ketercapaian vaksin belum 70 persen. Tiga daerah...

Pemkab Kudus Hanya Izinkan Perayaan Tahun Baru di Indoor

KUDUS – Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kabupaten Kudus mendapat lampu hijau dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus. Namun demikian, perayaan tersebut hanya...

Pemprov Jateng Terima Anugerah Meritokrasi 2021

SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima Anugerah Meritokrasi Tahun 2021 dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Jateng unggul dari Jawa Timur, Jawa Barat...
- Advertisement -

Berita Lainnya

- Advertisement -