Kamis, Juni 30, 2022

Alihkan Angkutan Wisatawan Becak ke Ojek Motor

Must Read

KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus melakukan penataan terkait angkutan yang biasa digunakan wisatawan di Terminal Wisata Bakalankrapyak. Terminal yang biasa dipenuhi becak, kini keberadaannya digantikan oleh ojek sepeda motor.

Peralihan ini dicanangkan Bupati Kudus Hartopo agar arus lalu lintas menuju wisata Sunan Kudus lebih tertata. Bupati menekankan agar ojek sepeda motor mematuhi peraturan lalu lintas. Mereka harus mengutamakan keselamatan penumpang.

Alon-alon waton kelakon, Pak (pelan-pelan asal tercapai). Jangan sampai kebut-kebutan dan berpotensi membahayakan penumpang,” pesannya.

Peralihan ditandai dengan melepas rompi tanda angkutan becak menjadi rompi yang kini digunakan mengojek sepeda motor. Terdapat 475 orang yang beralih dari becak ke ojek sepeda motor. Jumlah total tersebut menunjukkan seluruh pengendara becak di Terminal Wisata Bakalankrapyak beralih ke sepeda motor.

Bukan hanya mengojek, bupati menyebut pengojek adalah duta wisata yang setiap hari berinteraksi dengan wisatawan. Paling tidak, menurut bupati, pelaku ojek motor bisa merekomendasikan tempat wisata di Kudus.

“Anda semua adalah duta wisata Kudus. Pasti bisa jadi poin tersendiri kalau Anda tampil rapi, wangi, ditambah ramah. Jangan sampai terlihat lusuh,” paparnya.

Baca juga:  Kudus Festival 2022 Sarana Promosi Kuliner dan Budaya

Hartopo juga meminta Dinas Perhubungan memberikan jaminan keselamatan para ojek dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Seperti yang diketahui kehidupan pengojek lebih banyak di jalan. Menjadi anggota BPJS berarti memberi kemudahakan mereka mengakses pelayanan kesehatan.

“Yang belum jadi anggota BPJS Kesehatan segera didaftarkan nggih. Itu untuk jaminan kesehatan bapak-bapak semuanya,” ucapnya.

Ketua paguyuban ojek Terminal Wisata Bakalankrapyak, Ulung Suharto berterima kasih atas pencanangan tersebut. Dirinya senang dan menyambut positif peralihan dari becak ke motor. Ulung bersama anggota akan disiplin menaati peraturan lalu lintas.

“Terima kasih, Pak, jadi lebih nyaman. Kami akan tertib peraturan lalu lintas,” katanya.

Salah satu pengojek, Saidi, menyambut positif peralihan tersebut. Saidi sepakat adanya peralihan menjadi lebih tertata. Ke depan pihaknya meminta agar mekanisme pekerjaan lebih tertata. “Setuju sekali dan mendukung penuh peralihan ini,” paparnya. (hms/fat)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Sidak SMAN 5 Semarang, Ganjar : PPDB Berjalan Lancar

SEMARANG, Joglo Jateng - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) hingga pelaksanaan hari ke...

Jadikan Sarana Peningkatan Kreativitas santri

PEMALANG - Pekan Olahraga dan Seni Antar Santri Diniyah (Porsadin) diharapkan dapat menjadi momentum peningkatan kreativitas generasi muda, khususnya para santri. Hal itu disampaikan...

Waspadai Kenaikan Kasus Covid-19, Ganjar : Pakai Masker dan Jaga Gaya Hidup Bersih Sehat

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus memantau tren kenaikan kasus Covid-19. Dia juga meminta bupati/ wali kota untuk waspada terhadap kemungkinan meningkatnya...

Hasyim Asy’ari: KPU Jateng Siap Sukseskan Pemilu 2024

SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) mengatakan KPU se-Indonesia telah siap menyambut Pemilu serentak pada 2024 mendatang. Termasuk KPU Provinsi Jawa...

Jateng-Australia Tingkatkan Kerja Sama Ketahanan Kesehatan

SEMARANG, Joglo Jateng - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Australia sepakat meningkatkan kerja sama dalam bidang ketahanan kesehatan dan pencegahan penyakit. "Kerja sama ini...
- Advertisement -

Berita Lainnya

- Advertisement -