Kamis, Juni 30, 2022

Gus Yasin Minta Daerah Bantu Beri Insentif Pengajar Keagamaan

Must Read

PEKALONGAN, Jolgo Jateng – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengungkapkan masih ada sekitar 80.000 pengajar keagamaan yang belum mendapatkan insentif. Maka itu, dia ingin agar pemerintah daerah di kabupaten/kota membantu dengan langkah serupa.

“Yang belum dapat 80 ribu. Saya ingin yang ada di Pekalongan bisa diberi oleh kabupaten. Memang belum bisa semuanya kita bisa beri insentif,” tandasnya saat menghadiri Haul ke-VI KH. Nurul Huda Bin KH Abu Bakar Sofwan dan Khotmil Qur’an ke-XX Ponpes Sabilul Mukhtar Rowokembu, Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, akhir pekan lalu.

Wagub menerangkan, sejak dirinya menjabat tahun 2018, program insentif kepada pengajar keagamaan dia gulirkan. Hingga saat ini, program tersebut terus dimaksimalkan dan mendapatkan tanggapan positif dari berbagai pihak. Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Pekalongan, dalam memberikan insentif kepada pengajar keagamaan.

“Saya apresiasi kabupaten yang sudah memperhatikan guru-guru (pengajar keagamaan). Saya titip, dari provinsi juga sudah memberikan insentif. Kalau bisa dipilah,” katanya.

Baca juga:  Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Positif Virus Corona

Sebelumnya, Bupati Pekalongan, Fadia A Rafiq melaporkan di hadapan Taj Yasin bahwa Pemkab Pekalongan telah mencanangkan program pemberian insentif kepada pengajar keagamaan. Kata dia, jumlah pengajar keagamaan yang mendapatkan insentif mencapai seribu orang. Selain itu, program insentif kepada penghafal Al Qur’an juga diterapkan oleh Fadia.

“Pak wagub, kami melaporkan, di Kabupaten Pekalongan ini, sudah ada seribu guru pesantren yang mendapatkan sentuhan dari pemerintah. Sampai saat ini juga ada sebanyak 300 orang penghafal Al Qur’an mendapat tunjangan dari pemerintah,” kata Fadia.

Fadia menambahkan, pemerintah memberikan apresiasi terhadap pondok-pondok pesantren. Sebab, lanjutnya, telah membantu pemerintah dalam mendidik sekaligus membentuk akhlak anak muda di Kabupaten Pekalongan.

“Saya sangat bangga. Kami mengucapkan terima kasih kepada para ulama dan pengasuh ponpes yang sudah membantu pemerintah mendidik anak-anak kita,” tambahnya. (hms/gih)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Sidak SMAN 5 Semarang, Ganjar : PPDB Berjalan Lancar

SEMARANG, Joglo Jateng - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) hingga pelaksanaan hari ke...

Jadikan Sarana Peningkatan Kreativitas santri

PEMALANG - Pekan Olahraga dan Seni Antar Santri Diniyah (Porsadin) diharapkan dapat menjadi momentum peningkatan kreativitas generasi muda, khususnya para santri. Hal itu disampaikan...

Waspadai Kenaikan Kasus Covid-19, Ganjar : Pakai Masker dan Jaga Gaya Hidup Bersih Sehat

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus memantau tren kenaikan kasus Covid-19. Dia juga meminta bupati/ wali kota untuk waspada terhadap kemungkinan meningkatnya...

Hasyim Asy’ari: KPU Jateng Siap Sukseskan Pemilu 2024

SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) mengatakan KPU se-Indonesia telah siap menyambut Pemilu serentak pada 2024 mendatang. Termasuk KPU Provinsi Jawa...

Jateng-Australia Tingkatkan Kerja Sama Ketahanan Kesehatan

SEMARANG, Joglo Jateng - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Australia sepakat meningkatkan kerja sama dalam bidang ketahanan kesehatan dan pencegahan penyakit. "Kerja sama ini...
- Advertisement -

Berita Lainnya

- Advertisement -