Kamis, Juni 30, 2022

Taj Yasin: Juleha Berperan Penting Tingkatkan UMKM Sehat dan Halal

Must Read

SEMARANG, Joglo Jateng – Peran Juru Sembelih Halal (Juleha) tidak hanya terkait proses penyembelihan hewan ternak sesuai syariat Islam. Proses tersebut, juga mempunyai pengaruh atau peran penting terhadap peningkatan dan kemajuan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), terutama UMKM makanan berbahan baku daging.

“Peran para Juleha juga berpengaruh pada UMKM. Apalagi Dinas Koperasi dan UMKM Jateng setiap tahunnya melakukan pendampingan terhadap ratusan UMKM bersertifikat halal. Terutama UMKM berbahan baku daging,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat uji kompetensi Juleha di Kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng, Rabu (15/6).

Wagub menambahkan, uji kompetensi Juleha ini diharap tidak hanya mencetak para juru sembelih saja. Namun juga mendorong sertifikasi makanan berbahan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

“Pada kegiatan ini, diharapkan panjenengan semua bisa lulus, dan kami meminta komitmennya bahwa pelatihan pada hari ini benar-benar kita dedikasikan terhadap program pemerintah pusat maupun daerah. Juga kepada Pemprov Jateng yang mana telah mendapatkan penghargaan wisata halal,” papar dia.

Terkait wisata halal, kata dia, masyarakat berwisata tidak hanya menikmati alam atau wahana yang ditawarkan. Tetapi juga menyangkut wisata kuliner atau aneka makanan yang ada di daerah tujuan, termasuk mengenai kehalalan produk makanan yang dijual.

Baca juga:  Pemprov Jateng Siapkan 75 Petugas Haji Daerah

“Ini tentu berpengaruh besar pada wisatawan dalam maupun luar negeri, mereka biasanya ketika datang ke suatu daerah mempertanyakan kehalalan produk makanan. Karena tidak sedikit daerah di Indonesia yang mencantumkan label halal pada aneka produk makanan yang dijual,” jelasnya.

Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng, Ignasius Hariyanta Nugraha mengatakan, uji kompetensi Juleha diikuti sebanyak 40 orang yang berasal dari berbagai daerah di Jateng. Melalui pelatihan tersebut, para peserta Juleha diharapkan dapat melakukan pengawalan dalam penjualan daging yang ASUH.

Ia mengatakan, Juleha adalah ujung tombak atas penentu kehalalan dan penghasil daging yang ASUH. Peran Juleha sangat penting dalam memastikan pelaksanan penyembelihan hewan memenuhi syariat Islam dan standar protokol kesehatan. Sebab, daging berkualitas dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu saat sebelum, saat, serta sesudah penyembelihan.

“Kami sangat berharap para peserta pelatihan Juleha dapat menjalani pelatihan dengan baik, sehingga dinyatakan lulus. Ini akan menjadi kekuatan bagi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Selain itu juga menjadi ujung tombak produk-produk hewan ternak yang ASUH,” jelasnya. (hms/gih)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Sidak SMAN 5 Semarang, Ganjar : PPDB Berjalan Lancar

SEMARANG, Joglo Jateng - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) hingga pelaksanaan hari ke...

Jadikan Sarana Peningkatan Kreativitas santri

PEMALANG - Pekan Olahraga dan Seni Antar Santri Diniyah (Porsadin) diharapkan dapat menjadi momentum peningkatan kreativitas generasi muda, khususnya para santri. Hal itu disampaikan...

Waspadai Kenaikan Kasus Covid-19, Ganjar : Pakai Masker dan Jaga Gaya Hidup Bersih Sehat

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus memantau tren kenaikan kasus Covid-19. Dia juga meminta bupati/ wali kota untuk waspada terhadap kemungkinan meningkatnya...

Hasyim Asy’ari: KPU Jateng Siap Sukseskan Pemilu 2024

SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) mengatakan KPU se-Indonesia telah siap menyambut Pemilu serentak pada 2024 mendatang. Termasuk KPU Provinsi Jawa...

Jateng-Australia Tingkatkan Kerja Sama Ketahanan Kesehatan

SEMARANG, Joglo Jateng - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Australia sepakat meningkatkan kerja sama dalam bidang ketahanan kesehatan dan pencegahan penyakit. "Kerja sama ini...
- Advertisement -

Berita Lainnya

- Advertisement -