Kamis, Juni 30, 2022

Pemprov Jateng Siap Hapus Kemiskinan Ekstrem pada 2024

Must Read

SEMARANG, Jolgo Jateng -Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah siap menghapus kemiskinan ekstrem pada 2024 sesuai dengan target yang telah ditentukan pemerintah pusat.  Promprov akan melakukan percepatan dan intervensi dalam penanganannya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengungkapkan, sejumlah intervensi dilakukan guna melaksanakan target penghapusan kemiskinan ekstrem di Jateng. Sementara pembiayaan program diambil dari APBD dan non-APBD.

“Pada tahap pertama tahun 2021, di Jateng ada lima kabupaten, Banyumas, Cilacap, Pemalang, Banjarnegara, dan Purbalingga yang menjadi prioritas. Karena program ini berjalan baik, pada tahun 2022 dilakukan perluasan oleh pemerintah pusat menjadi 19 kabupaten/kota. Ini menarik, karena kita bisa keroyok bersama untuk segera menghapuskan kemiskinan ekstrem sesuai target pemerintah pusat,” katanya, Kamis (16/6).

Pada lima kabupaten yang menjadi pilot project, lanjut Wagub, sudah dilakukan penanganan dengan pemenuhan kebutuhan dasar. Seperti rumah yang layak huni, jamban dan pemenuhan kebutuhan listrik.

Terkait dengan hal itu, Pemprov Jateng terus menyinkronkan program pemerintah pusat dengan program yang telah berjalan di Jateng. “Kami terus sinkronkan program-program dengan yang kita miliki. Jadi apa yang sudah dimandatkan pusat langsung kita tindak lanjuti, kita modifikasi, agar pengentasan kemiskinan di Jateng bisa terakselerasi,” ujarnya.

Menurutnya, sinkronisasi program tersebut telah membuahkan hasil. Sebab, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada September 2021 persentase penduduk miskin di Jawa Tengah tercatat pada 11,25 persen, atau mengalami penurunan sebanyak 0,54 persen poin dibandingkan pada Maret 2021 yang mencatat 11,79 persen.

Baca juga:  Diusulkan Aspirasi Para Gus, Taj Yasin Maimoen Siap Maju Pemilihan Ketum PPP

“Pada September tahun 2021, jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah berkurang sebanyak 175,74 ribu orang. Jadi kita bergerak bersama untuk mencapai target-target ini,” katanya.

Wagub menambahkan, pihaknya juga menggandeng swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaannya masing-masing. Termasuk juga Baznas sebagai upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

“Kalau APBD saja kemungkinan akan berat, makanya kita juga gandeng swasta dengan CSR dan ini sudah berjalan cukup lama kalau untuk di Jateng, tinggal ini kita optimalkan lagi,” ujarnya.

Menurut Wagub, salah satu program pengentasan kemiskinan yang terus masif dilakukan adalah Program Satu OPD Satu Desa Dampingan. Pemprov Jateng pun telah meminta pemerintah kabupaten/kota untuk mereplikasi program tersebut sehingga kemiskinan segera teratasi.

“Kita akan masifkan lagi upaya-upaya penanggulangan kemiskinan. Kami harap ini dapat direplikasi dan dimaksimalkan lagi,” ucapnya.

Pemerintah pusat menetapkan 212 kabupaten/kota di 25 provinsi sebagai wilayah prioritas percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di tahun 2022. Hal itu tertuang melalui Surat Edaran Kementerian Sekretariat Negara, Nomor : B-38/KSN/SWP/KK.04.01/02/2022. Pada surat tersebut disebutkan, wilayah yang dipilih merupakan proyek percontohan pemerintah pusat untuk mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Pemilihan wilayah prioritas dilakukan oleh pemerintah pusat, termasuk berapa jumlah wilayah yang akan dilakukan intervensi penghapusan kemiskinan ekstrem di masing-masing provinsi. Seperti di wilayah Jawa Tengah, di tahun ini terdapat 19 kabupaten/kota prioritas. Untuk wilayah Jawa Barat terdapat 17 kabupaten/kota, sedangkan sebanyak 25 kabupaten/kota di Jawa Timur juga masuk wilayah prioritas. (ara/gih)

Baca juga:  Wagub Taj Yasin Ajak Insan Media Kedepankan Tabayyun
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Sidak SMAN 5 Semarang, Ganjar : PPDB Berjalan Lancar

SEMARANG, Joglo Jateng - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) hingga pelaksanaan hari ke...

Jadikan Sarana Peningkatan Kreativitas santri

PEMALANG - Pekan Olahraga dan Seni Antar Santri Diniyah (Porsadin) diharapkan dapat menjadi momentum peningkatan kreativitas generasi muda, khususnya para santri. Hal itu disampaikan...

Waspadai Kenaikan Kasus Covid-19, Ganjar : Pakai Masker dan Jaga Gaya Hidup Bersih Sehat

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus memantau tren kenaikan kasus Covid-19. Dia juga meminta bupati/ wali kota untuk waspada terhadap kemungkinan meningkatnya...

Hasyim Asy’ari: KPU Jateng Siap Sukseskan Pemilu 2024

SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) mengatakan KPU se-Indonesia telah siap menyambut Pemilu serentak pada 2024 mendatang. Termasuk KPU Provinsi Jawa...

Jateng-Australia Tingkatkan Kerja Sama Ketahanan Kesehatan

SEMARANG, Joglo Jateng - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Australia sepakat meningkatkan kerja sama dalam bidang ketahanan kesehatan dan pencegahan penyakit. "Kerja sama ini...
- Advertisement -

Berita Lainnya

- Advertisement -