Rabu, Agustus 10, 2022

Efek Lapak Ganjar, Omzet Bisnis Keripik Pisang Mahasiswa ini Capai Jutaan Rupiah

Must Read

KLATEN – Irma Fatmawati, seorang mahasiswi Program Studi Ekonomi Pembangunan di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta tidak menyangka jika usaha kripik pisangnya saat ini laris di pasaran. Usaha yang ia rintis hanya dengan modal Rp50 ribu itu, kini mampu menghasilkan jutaan rupiah per bulan gegara diunggah ulang pada instastory Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, pada program Lapak Ganjar.

Irma menceritakan pengalamannya, bermula saat ia ingin melanjutkan kuliah setelah lulus SMK tahun 2019. Namun, keinginannya itu harus tertunda karena persoalan biaya. Irma pun memilih bekerja di pabrik untuk dapat mengumpulkan tabungan biaya kuliahnya.

“Saya lulus SMK dan saya anak beasiswa. Ketika ingin kuliah, saya kendala biaya. Saya lulus 2019 dan akhirnya saya kerja dulu. Setelah 2020 saya daftar kuliah di Yogyakarta program studi ekonomi pembangunan, jalur KIP, dan alhamdulillah diterima. Jadi saya kuliah tanpa biaya,” katanya, saat ditemui di rumahnya Karang Gumuk RT 02 RW 07 Jarum, Bayat, Klaten.

Pada pertengahan semester pertama, uang hasil kerja di pabrik mulai menipis karena untuk operasional kuliahnya. Karena bertekad tidak ingin membebani orang tua, Irma kemudian merintis usaha kripik pisang hanya dengan modal Rp50 ribu, sisa dari tabungannya.

“Saya hidup bergantung dari tabungan saya bekerja waktu itu. Saya bertekad mandiri tidak minta uang dari orang tua. Waktu satu semester pertengahan itu uang saya menipis, ada Rp50 ribu saya bikin usaha kripik pisang. Alhamdulilah berjalan sampai sekarang,” lanjutnya.

Baca juga:  UMP Jateng 2021 Naik 3,27 Persen

Usahanya itu sempat mengalami penurunan pembeli. Suatu saat, Irma iseng membuka Instagram dan mengetahui ada Lapak Ganjar.

“Akhirnya saya ikutan, alhamdulilah di-repost sama Pak Ganjar. Saya tidak menyangka yang awalnya di market online saya tidak jalan, setelah itu penjualan up terus. Sekarang ini mengejar star seller,” imbuhnya.

Bukan hanya laris saja, kripik pisang bermerek @bananacrackers1 miliknya juga sudah sampai di sejumlah kota di Indonesia. Di antaranya Wakatobi, Bali Surabaya dan lainnya.

“Sampai sekarang alhamdulilah punya beberapa reseller, di Surabaya, di Yogyakarta dan Solo dan di Klaten. Follower juga bertambah dari 200 menjadi lebih dari 600,” ungkapnya.

Laris di pasaran itu, Irma saat ini mendapatkan omset tiap bulan dari Rp 3 juta sampai Rp5 juta.

“Omzet itu tergantung kesibukan kuliah saya. Misal kegiatan kuliah bisa disambi, ya omzetnya bisa Rp 5 juta,” terangnya.

Kripik pisangnya diolah dari bahan baku lokal. Namun, menjadi daya tariknya karena memiliki varian rasa.

“Keunggulannya karena ada varian rasa. Selain itu kemasannya bagus, tidak mudah melempem dan aman dari hewan,” tandasnya. (hms/rds)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Temui Ganjar Pranowo, Pengusaha Taiwan Akan Tanam Investasi 2 Kali Lipat

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah rupanya menjadi “surga” untuk para pengusaha Taiwan. Sopan santun dan etos kerja warga, menjadi...

SMKN Jateng Beri Akses Siswa tak Mampu Sebagai Bentuk Investasi SDM

PURBALINGGA, Joglo Jateng - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan pentingnya investasi sumberdaya manusia (SDM) dalam konteks penanggulangan kemiskinan. Karena itu, melalui SMKN Jateng,...

Cek Pembangunan SMKN Lumbir, Ganjar Ingatkan Jangan Ulangi Kejadian Tawangmangu

BANYUMAS – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan kontraktor proyek pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Lumbir, Kabupaten Banyumas, agar menjaga kualitas dan integritas....

Peringati Hari Anak Nasional, Ganjar: Lindungi Anak Kita dan Stop Bullying

BOGOR – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri acara puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2022 di kawasan Kebun Raya Bogor, Sabtu (23/7/2022). Ia...

Wagub: Biro Perjalanan Umroh dan Haji Harus Tertib Aturan

SEMARANG, Joglo Jateng  – Tingginya antusiasme umat Islam di Indonesia yang ingin melaksanakan ibadah umroh, seringkali dimanfaatkan biro perjalanan umroh dan haji. Salah satunya...
- Advertisement -

Berita Lainnya

- Advertisement -