Rabu, Agustus 10, 2022

Penduduk Miskin di Jateng Turun 102,57 Ribu Jiwa

Must Read

SEMARANG, Joglo Jateng – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berhasil menurunkan angka kemiskinan. berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2022, penurunan kemiskinan di Jateng mencapai 102,57 ribu jiwa dari 3,93 juta jiwa menjadi 3,83 juta jiwa. Jumlah ini merupakan angka penurunan kemiskinan terbesar dari 25 provinsi yang mengalami penurunan.

Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS, pada Maret 2022, angka kemiskinan di Jateng turun 0,32 persen poin, yakni 10,93 persen. Sebelumnya, pada September 2021, angka kemiskinan di Jateng tercatat pada 11,25 persen poin.

Atas penurutnan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat Jawa Tengah. Dia meminta semua pihak agar lebih semangat dalam bekerja, untuk menekan angka kemiskinan.

“Kita mendapat informasi dari BPS bahwa penurunan angka kemiskinan sangat signifikan. Ada 25 provinsi mengalami penurunan. Jateng penurunan angka kemiskinan tertinggi, sekitar 102 ribu. Ini artinya kita orang Jateng patut bersyukur, dan perlu giat lagi di era setelah pandemi,” kata wagub, yang juga Ketua Tim Koordinator Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Jateng.

Gus Yasin, sapaan akrabnya, menerangkan penurunan kemiskinan di Jateng tak lepas dari upaya berbagai pihak. Beberapa program yang telah digulirkan. Seperti renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), jambanisasi, bantuan kepada keluarga miskin, pemasangan listrik gratis.

Baca juga:  Ita: Pameran Lukisan Inspirasi Kebangkitan Seniman

Program tersebut dikelola ke dalam satu program unggulan. Yakni Satu OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Satu Desa Dampingan. Dalam pelaksanaannya juga dikerjakan secara gotong royong mulai dari pemerintah provinsi hingga desa. Hal ini, membuat penurunan kemiskinan di Jateng sangat signifikan.

Selain dengan berbagai program tersebut, Gus Yasin juga melakukan komunikasi dengan para stakeholder terkait penurunan kemiskinan. Dari komunikasi tersebut, para stakeholder memberikan respon positif, untuk mewujudkan program ini. Sehingga, pemerintah tidak bekerja sendiri untuk menanggulangi kemiskinan.

“Ketika kita komunikasikan dengan perusahaan yang memiliki CSR (Corporate Social Responsibility), kita diskusikan dengan tokoh masyarakat, dan organisasi-organisasi, mereka mengikuti. Ada beberapa masyarakat yang ikut andil sosialisasi pengentasan kemiskinan. Ada bedah rumah yang dilakukan oleh CSR. Bahkan Baznas juga melakukan itu, memberikan insentif kepada masyarakat miskin,” papar wagub.

Gus Yasin menyampaikan, program Satu OPD Satu Desa Dampingan telah direplikasi oleh beberapa pemerintah kabupaten/kota. Menurutnya, hal itu sangat baik untuk bersama-sama memberikan rangsangan kepada masyarakat, agar bangkit dari zona kemiskinan.

Dia menilai pemerintah kota/kabupaten memiliki andil yang cukup besar dalam pengentasan kemiskinan. Oleh karenanya, wagub berharap agar seluruh kabupaten/kota melakukan langkah serupa.

“(Program) Desa dampingan, direplikasi oleh pemerintah kabupaten/kota. Itu juga dirasakan masyarakat, dan (pemerintah) kabupaten/kota menyampaikan ini efektif,” tandasnya. (hms/fat)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Temui Ganjar Pranowo, Pengusaha Taiwan Akan Tanam Investasi 2 Kali Lipat

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah rupanya menjadi “surga” untuk para pengusaha Taiwan. Sopan santun dan etos kerja warga, menjadi...

SMKN Jateng Beri Akses Siswa tak Mampu Sebagai Bentuk Investasi SDM

PURBALINGGA, Joglo Jateng - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan pentingnya investasi sumberdaya manusia (SDM) dalam konteks penanggulangan kemiskinan. Karena itu, melalui SMKN Jateng,...

Cek Pembangunan SMKN Lumbir, Ganjar Ingatkan Jangan Ulangi Kejadian Tawangmangu

BANYUMAS – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan kontraktor proyek pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Lumbir, Kabupaten Banyumas, agar menjaga kualitas dan integritas....

Peringati Hari Anak Nasional, Ganjar: Lindungi Anak Kita dan Stop Bullying

BOGOR – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri acara puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2022 di kawasan Kebun Raya Bogor, Sabtu (23/7/2022). Ia...

Wagub: Biro Perjalanan Umroh dan Haji Harus Tertib Aturan

SEMARANG, Joglo Jateng  – Tingginya antusiasme umat Islam di Indonesia yang ingin melaksanakan ibadah umroh, seringkali dimanfaatkan biro perjalanan umroh dan haji. Salah satunya...
- Advertisement -

Berita Lainnya

- Advertisement -