Sabtu, Oktober 1, 2022

Tinjau Desa Sikasur, Ganjar Minta Kembangkan Potensi Wisata

Must Read

PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat melakukan peninjauan proyek pembangunan hasil bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) di Desa Sikasur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, pada Kamis (28/7). Dalam kesempatan tersebut Ganjar menekankan kepada seluruh desa untuk mengembangkan potensi wisata.

Ganjar menjelaskan, bantuan keuangan yang diberikan oleh pemprov untuk mengembangkan desa wisata di Desa Sikasur mencapai Rp1 miliar, yang bersumber dari dana anggaran 2021. Di mana realisasinya digunakan untuk pembangunan Telaga Silating seluas 3,179 meter kubik, empat unit gazebo, dan perbaikan jembatan pelangi Telaga Silating.

“Tadi sudah kita tinjau, ternyata hasilnya bagus. Dan pembangunannya melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk pengembangan potensi di desa mereka. Contoh, tadi ada sumber mata air, dibuat kolam dan perbaikan sarana prasarana wisata,” terang Ganjar setelah berkeliling di Desa Wisata Sikasur, Kamis (28/7).

Dalam kesempatan tersebut, Ganjar juga mendorong pemerintah desa untuk bisa lebih mengembangkan potensi wisata yang ada. Dengan bantuan pembangunan kolam Telaga Silanting, ia menyarankan, agar pemdes dapat melakukan penataan wahana, sehingga lebih menarik. Ditambah dengan sentuhan beberapa lapak-lapak UMKM kuliner khas setempat.

Baca juga:  Nyaris Gulung Tikar, Usaha Coklat Emma Bangkit Lagi Berkat Lapak Ganjar

“Tapi nggak cukup itu, musti dikembangkan lagi. Maka kita butuh partner. Saya katakan, cari saja kampus. Itu tadi ada anak-anak mahasiswa, mereka kemudian menyiapkan, termasuk kemudian mencari sumber-sumber lain yang cukup bagus untuk pengembangan desa wisata,” jelasnya.

Potensi besar lainnya yang dilihat Ganjar adalah keberadaan Curug Bengkawah. Air terjun di Desa Sikasur itu memang sudah dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bagian dari desa wisata. Menurut Ganjar, kawasan Curug Bengkawah masih bisa dikembangkan lagi, khususnya terkait penataan dan pemanfaatan lanskap.

Terkait penataan kawasan, khususnya kawasan Curug Bengkawah, ia meminta untuk melibatkan para ahli. Seperti arsitek dan ahli lanskap. Setelah itu, penataan kawasan juga sebisa mungkin melibatkan antar desa.

“Ini banyak teman-teman kepala desa. Barangkali itu bisa membangun jejaring, jadi bantuan keuangan kita ke desa-desa untuk mengembangkan desa wisata bisa tumbuh. Sehingga mereka tidak melihat desaku saja, tetapi ini bisa berjejaring dengan desa sebelah, bisa sebelahnya lagi,” papar Gubernur Jawa Tengah itu. (fan/all)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Dari Sport Tourism hingga Sekolah Atlet, Ini Kado Ganjar di Hari Olahraga Nasional 2022

SURAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-39 tahun 2022 ini menjadi momentum...

Antisipasi Inflasi Pascakenaikan BBM, Ganjar Kerahkan Tim Pengendali Inflasi Daerah

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengerahkan Tim Pengendali Inflasi Daerah, untuk melakukan input data harga komoditas secara realtime. Hal itu sebagai langkah...

Lapak Ganjar Bangkitkan Usaha Kaos Perjuangan Usai Drop Akibat Pandemi

SEMARANG, Joglo Jateng – Kaos bukan hanya bicara fesyen, tapi juga bisa menjadi media untuk edukasi. Seperti halnya Djoeang Cloth, yang berkampanye lewat sablon...

Taj Yasin Harap Gas Expo 2022 Jadi Awal Optimalisasi Energi

SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyambut baik adanya Forum Operasional Gas Expo 2022. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen berharap ajang ini...

Di Era Ganjar, Jaringan Irigrasi Jawa Tengah dalam Kondisi Baik 80 Persen

SEMARANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah berkomitmen menjaga bangunan irigasi di wilayahnya. Tercatat, ada sekitar 108 Daerah Irigasi (DI) berkondisi bagus, sehingga sebagian...
- Advertisement -

Berita Lainnya

- Advertisement -