Sabtu, Oktober 1, 2022

Dukung Kreativitas KTNA, Ganjar Dorong Pameran Produk Berkelanjutan

Must Read

KABUPATEN SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi kreativitas dari Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Semarang, yang mampu menggelar pameran produk secara mandiri. Ia ingin pameran itu digelar secara berkelanjutan agar menjadi wadah promosi hasil pertanian.

“Caranya kreatif meskipun skalanya kecil. Ini bisa dilakukan terus dan berulang, sehingga nanti kalau ini dikenal orang lain, pembeli dapat melihat, dan petani saling berbagi ilmu,” kata Ganjar, seusai membuka Expo KTNA, di Pasar Bunga Jetis, Bandungan, Kabupaten Semarang, Rabu (24/8/2022).

Menurut Ganjar, kreativitas itu dapat dilihat dari berbagai produk pertanian yang dipamerkan. Mulai dari produk pangan, seperti buah-buahan, sayuran, pembibitan, sampai pada produk olahan dan pupuk buatan.

“Mereka menampilkan produk-produk yang bagus, termasuk yang organik. Ternyata mereka bisa membuat enzim sendiri, bisa bertanam sendiri. Ini butuh pendampingan. Hari ini secara mandiri mereka memamerkan produknya,” kata Ganjar, didampingi Bupati Semarang Ngesti Nugraha.

Meskipun para petani telah mampu membuat pameran secara mandir, tetapi itu dinilai belum cukup. Menurut Ganjar harus ada tindak lajut dari gerakan yang dilakukan oleh para petani itu. Salah satunya, pendampingan dari pemerintah daerah untuk menyelesaikan persoalan yang masih mereka hadapi.

Baca juga:  Awas, Status Merapi Naik

“Setelah ini kita follow up, kita bantu apa problem mereka. Biasanya akan dihadapkan masalah packaging dan membesarkan skala usaha. Kita dampingi mereka untuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas,” jelasnya.

Pendampingan itu, imbuh gubernur, dari hulu sampai hilir. Mulai dari persoalan produksi, pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran. Peningkatan tersebut diharapkan dapat menambah nilai jual produk pertanian yang dihasilkan.

“Inilah yang kemudian dari hulu sampai hilirnya bisa disampaikan. Masyarakat bisa belanja (produk pertanian) termasuk bunga-bunga, karena ini pasar bunga. Produk-produk itu harus bagus dan menghasilkan. Itulah tugas kami mendampingi membantu para petani itu,” katanya.

Ganjar berharap, dari keberlanjutan kreativitas itu, nantinya dapat memunculkan produk-produk unggulan dari daerah. Misalnya, dalam pameran tersebut Ganjar melihat potensi pasar buah alpukat yang satu biji dapat dijual sampai Rp50 ribu. Selain itu, para petani bisa saling belajar dan mereplikasi program yang sudah berjalan bagus.

“Mudah-mudahan bisa belajar satu per satu. Kalau itu bagus bisa direplikasi, sehingga harapannya petani bisa belajar. Termasuk tadi produk alpukat yang lumayan mahal, sekilonya Rp40 ribu, satu biji bisa Rp50 ribu. Menarik sekali dan bisa dijadikan produk lokal, untuk menjadi komoditas unggulan,” pungkasnya. (hms/rds)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Dari Sport Tourism hingga Sekolah Atlet, Ini Kado Ganjar di Hari Olahraga Nasional 2022

SURAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-39 tahun 2022 ini menjadi momentum...

Antisipasi Inflasi Pascakenaikan BBM, Ganjar Kerahkan Tim Pengendali Inflasi Daerah

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengerahkan Tim Pengendali Inflasi Daerah, untuk melakukan input data harga komoditas secara realtime. Hal itu sebagai langkah...

Lapak Ganjar Bangkitkan Usaha Kaos Perjuangan Usai Drop Akibat Pandemi

SEMARANG, Joglo Jateng – Kaos bukan hanya bicara fesyen, tapi juga bisa menjadi media untuk edukasi. Seperti halnya Djoeang Cloth, yang berkampanye lewat sablon...

Taj Yasin Harap Gas Expo 2022 Jadi Awal Optimalisasi Energi

SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyambut baik adanya Forum Operasional Gas Expo 2022. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen berharap ajang ini...

Di Era Ganjar, Jaringan Irigrasi Jawa Tengah dalam Kondisi Baik 80 Persen

SEMARANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah berkomitmen menjaga bangunan irigasi di wilayahnya. Tercatat, ada sekitar 108 Daerah Irigasi (DI) berkondisi bagus, sehingga sebagian...
- Advertisement -

Berita Lainnya

- Advertisement -