Sabtu, Oktober 1, 2022

Ikut Promosi di Lapak Ganjar, Pengusaha Mebel Jepara Banjir Orderan

Must Read

JEPARA – Agus Suprihanto, pengusaha furnitur di Jepara kewalahan melayani pelanggan baru, setelah usahanya dipromosikan lewat Lapak Ganjar. Ia bahkan sibuk bolak-balik membuka WhatsApp untuk membalas chat pelanggan.

Warga Desa Kuwasen RT 4 RW 1, Jepara Kota itu menceritakan, usaha yang dirintisnya sejak 2016 mulai kehilangan pelanggan saat pandemi Covid-19.

“Sejak tahun 2016 sampai sekarang. Kondisi sudah alhamdulillah membaik. Dulu sempat drop karena pandemi, semuanya berkurang,” ujarnya, Sabtu (27/8/2022).

Agus terus berupaya mempertahankan usahanya itu dengan berbagai jalan promosi. Di antaranya lewat Lapak Ganjar, ajang promosi melalui instastory Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Saya awalnya dikabari teman kalau ada Lapak Ganjar. Akhirnya saya upload di situ dan di-repost langsung di story Pak Ganjar. Sedikit demi sedikit penjualan meningkat lagi,” paparnya.

Bagi pria yang akrab disapa Anto itu, Lapak Ganjar memberikan dampak positif terhadap usahanya. Selain follower bertambah, ia juga dibuat sibuk oleh pelanggan baru.

“Berpengaruh sekali, apalagi sehari setelah di-repost Pak Ganjar itu, (chat) WhatsApp atau follower bertambah.

Baca juga:  Hari Buku Nasional, Ganjar Dapat Kado Istimewa dari Penulis Cilik, Faith Abe Tanaya

WhatsApp sehari dibuat sibuk, bahkan sampai tiga hari setelahnya. Walau tidak langsung beli tapi di hari berikutnya mulai tanya-tanya dan akhirnya juga beli. Terima kasih, sangat membantu,” ungkapnya.

Agus menceritakan, usaha yang bergerak di bidang furnitur miliknya menyediakan berbagai jenis perabot rumah tangga, seperti lemari, kursi, meja, bahkan menerima penggarapan interior dan eksterior bangunan. Produknya bisa dilihat di akun instagram @leandra_furniture.

“Pengiriman paling banyak ke Jakarta, Bogor, Bali, dan pernah ekspor ke Australia. Dan, hari ini saya berangkat ke Bali untuk mengukur garapan interior vila di Tabanan, itu juga karena Lapak Ganjar,” jelas Anto.

Peningkatan permintaan itu juga membuatnya harus menggandeng beberapa rumah produksi, untuk memenuhi permintaan.

“Untuk yang rutin ada empat produsen yang saya gandeng. Dan ada banyak lagi tergantung jumlah permintaan. Saya berharap Lapak Ganjar digalakkan lagi, terutama di bidang furnitur karena efeknya sangat terasa,” tandasnya. (hms/rds)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Dari Sport Tourism hingga Sekolah Atlet, Ini Kado Ganjar di Hari Olahraga Nasional 2022

SURAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-39 tahun 2022 ini menjadi momentum...

Antisipasi Inflasi Pascakenaikan BBM, Ganjar Kerahkan Tim Pengendali Inflasi Daerah

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengerahkan Tim Pengendali Inflasi Daerah, untuk melakukan input data harga komoditas secara realtime. Hal itu sebagai langkah...

Lapak Ganjar Bangkitkan Usaha Kaos Perjuangan Usai Drop Akibat Pandemi

SEMARANG, Joglo Jateng – Kaos bukan hanya bicara fesyen, tapi juga bisa menjadi media untuk edukasi. Seperti halnya Djoeang Cloth, yang berkampanye lewat sablon...

Taj Yasin Harap Gas Expo 2022 Jadi Awal Optimalisasi Energi

SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyambut baik adanya Forum Operasional Gas Expo 2022. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen berharap ajang ini...

Di Era Ganjar, Jaringan Irigrasi Jawa Tengah dalam Kondisi Baik 80 Persen

SEMARANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah berkomitmen menjaga bangunan irigasi di wilayahnya. Tercatat, ada sekitar 108 Daerah Irigasi (DI) berkondisi bagus, sehingga sebagian...
- Advertisement -

Berita Lainnya

- Advertisement -