Sabtu, Oktober 1, 2022

Taj Yasin Harap Gas Expo 2022 Jadi Awal Optimalisasi Energi

Must Read

SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyambut baik adanya Forum Operasional Gas Expo 2022. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen berharap ajang ini bisa menjadi awal optimalisasi pemanfaatan energi di berbagai sektor pada masyarakat.

“Ini adalah terobosan untuk duduk bersama, dalam hal membahas peluang besar untuk (ketahanan) energi di Jatim dan Jateng. Kemarin sudah disampaikan oleh bapak presiden yang sangat penting, bahwa ketahanan energi ini perlu menjadi perhatian kita bersama,” kata Taj Yasin, memberikan sambutan dalam Forum Operasional Gas Expo 2022 di Hotel Westin Surabaya, Senin (29/8).

Wagub menambahkan, di Jawa Tengah telah tersambung pipa transmisi Gresik-Semarang. Untuk ruas Cirebon-Semarang diubah menjadi ruas Semarang-Batang, dan telah dilakukan first wielding pada Agustus 2022 kemarin. Dengan perkembangan pesat dalam dunia industri, diperkirakan permintaan volume gas bumi oleh industri hingga tahun 2030 akan mengalami peningkatan paling tinggi secara nasional.

Selain gas untuk industri, lanjut Taj Yasin, melalui dana APBN Kementerian ESDM juga telah dibangun jaringan gas (jargas). Di kota Semarang sebanyak 8.700 telah dilakukan sambungan rumah. Di Kabupaten Blora juga dipasang sebanyak 4.600 sambungan rumah.

Namun demikian wagub menyebut masih ada masih ada beberapa tantangan bidang migas di Jateng. Antara lain, realisasi lifting migas yang tak sesuai target yang ditentukan. Kemudian, harga jual gas bumi yang belum memenuhi nilai keekonomian karena keterbatasan infrastruktur pipa gas di Jateng. Serta tidak adanya kewenangan gas di pemerintahan daerah.

Baca juga:  Terbukti Curang, Calon Kepala Daerah Terpilih Dapat Didiskualifikasi

“Maka Melalui kegiatan ini saya berharap tantangan tersebut dapat terurai. Dan ke depan mudah-mudahan provinsi Jawa Tengah dapat menjadi provinsi yang ramah lingkungan dengan penerapan pemanfaatan bahan bakar gas untuk transportasi rumah tangga dan industri,” tuturnya.

Menambahkan, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eddy Suparno, berharap Forum Operasional Gas Expo ini bisa dimaksimalkan bagi para stakeholder terkait untuk mengurai berbagai hambatan dan persoalan. Dia menyebutkan, alternatif energi bersih yang saat ini tersedia adalah gas.

“Kami berharap dua hari ini dimanfaatkan sepenuhnya oleh pelaku, peserta untuk mengurai berbagai permasalahan untuk mengakselerasi untuk menggenjot di Jatim, dan jateng,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa-Bali-Nusa Tenggara (Jabanusa) Nurwahidi, mengatakan, daerah Jatim dan Jateng saat ini mengalami kekurangan gas. Oleh karenanya, dia berharap forum operasional Gas Expo 2022 ini bisa menemukan solusi yang bagus.

“Ke depan,(pada) hulu (produksi) migas ada beberapa prospek lapangan baru yang akan segera on stream (dibuka). Hari ini sudah, dari Jambaran Tiung Biru. Ke depan masih banyak yang kita operasikan,” katanya. (hms/gih)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Dari Sport Tourism hingga Sekolah Atlet, Ini Kado Ganjar di Hari Olahraga Nasional 2022

SURAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-39 tahun 2022 ini menjadi momentum...

Antisipasi Inflasi Pascakenaikan BBM, Ganjar Kerahkan Tim Pengendali Inflasi Daerah

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengerahkan Tim Pengendali Inflasi Daerah, untuk melakukan input data harga komoditas secara realtime. Hal itu sebagai langkah...

Lapak Ganjar Bangkitkan Usaha Kaos Perjuangan Usai Drop Akibat Pandemi

SEMARANG, Joglo Jateng – Kaos bukan hanya bicara fesyen, tapi juga bisa menjadi media untuk edukasi. Seperti halnya Djoeang Cloth, yang berkampanye lewat sablon...

Taj Yasin Harap Gas Expo 2022 Jadi Awal Optimalisasi Energi

SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyambut baik adanya Forum Operasional Gas Expo 2022. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen berharap ajang ini...

Di Era Ganjar, Jaringan Irigrasi Jawa Tengah dalam Kondisi Baik 80 Persen

SEMARANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah berkomitmen menjaga bangunan irigasi di wilayahnya. Tercatat, ada sekitar 108 Daerah Irigasi (DI) berkondisi bagus, sehingga sebagian...
- Advertisement -

Berita Lainnya

- Advertisement -